Analisis Kandungan Klorida dalam Air Minum Isi Ulang secara Argentometri Mohr di Kalurahan Sewu PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Veronica Renny M, Lina Susanti   
Selasa, 14 Agustus 2012 00:58

 

ABSTRAK

Klorida dalam bentuk ion Cl- adalah anion anorganik yang banyak terdapat dalam air. Adanya klorida yang berlebihan dalam air minum dapat menyebabkan gangguan pada sifat fisis air, gangguan pipa logam, dan gangguan kesehatan. Pemeriksaan klorida pada air minum isi ulang dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kadar kandungan klorida dalam air minum isi ulang sesuai persyaratan air minum yang diperbolehkan dalam KEPMENKES.RI.NO 907/MENKES/SK/VII/2002. Kadar klorida dalam air minum isi ulang ditetapkan dengan metode Argentometri Mohr yaitu dengan menggunakan larutan standar AgNO3 dan indikator K2CrO4, titik akhir titrasi ditandai dengan terbentuknya endapan warna merah bata dari Ag2CrO4. Hasil Pemeriksaan yang telah dilakukan di Laboratorium Analisa Makanan dan Minuman, menunjukkan bahwa kandungan klorida yang ada dalam air minum isi ulang telah memenuhi persyaratan sesuai dengan KEPMENKES.RI.NO 907/MENKES/SK/VII/2002 karena kadarnya tidak lebih dari 250 mg/liter.

 

Kata Kunci : Klorida, Air minum isi ulang, Argentometri Mohr

Full Text dapat diunduh di sini

 

Login Admin



Pengunjung

mod_vvisit_counterHari ini27
mod_vvisit_counterTotal43217

Online

Kami memiliki 1 Tamu online